Minggu, 01 Juni 2014

Kepemimpinan: Ir. Soekarno

Seiring perkembangan zaman, kepemimpinan secara ilmiah mulai berkembang bersamaan dengan pertumbuhan manajemen ilmiah yang lebih dikenal dengan ilmu tentang memimpin. Hal ini terlihat dari banyaknya literatur yang mengkaji tentang leadership dengan berbagai sudut pandang atau perspektifnya. Leadership tidak hanya dilihat dari bak saja, akan tetapi dapat dilihat dari penyiapan sesuatu secara  berencana dan dapat melatih calon-calon pemimpin.

Kepemimpinan atau leadership merupakan ilmu terapan dari ilmu-ilmu social, sebab prinsip-prinsip dan rumusannya diharapkan dapat mendatangkan manfaat bagi kesejahteraan manusia (Moejiono, 2002). Ada banyak pengertian yang dikemukakan oleh para pakar menurut sudut pandang masing-masing, definisi-definisi tersebut menunjukkan adanya beberapa kesamaan.

Pengertian Kepemimpinan 

Menurut Tead; Terry; Hoyt (dalam Kartono, 2003) Pengertian Kepemimpinan yaitu kegiatan atau seni mempengaruhi orang lain agar mau bekerjasama yang didasarkan pada kemampuan orang tersebut untuk membimbing orang lain dalam mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan kelompok.

Ir. Soekarno
Dr.(HC) Ir. Soekarno (ER, EYD: Sukarno, nama lahir: Koesno Sosrodihardjo) (lahir di Surabaya, Jawa Timur, 6 Juni 1901 – meninggal di Jakarta, 21 Juni 1970 pada umur 69 tahun) adalah Presiden Indonesia pertama yang menjabat pada periode 1945–1966. Ia memainkan peranan penting dalam memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia (bersama dengan Mohammad Hatta) yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945. Soekarno adalah yang pertama kali mencetuskan konsep mengenai Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dan ia sendiri yang menamainya.
Soekarno menandatangani Surat Perintah 11 Maret 1966 Supersemar yang kontroversial, yang isinya—berdasarkan versi yang dikeluarkan Markas Besar Angkatan Darat—menugaskan Letnan Jenderal Soeharto untuk mengamankan dan menjaga keamanan negara dan institusi kepresidenan. Supersemar menjadi dasar Letnan Jenderal Soeharto untuk membubarkan Partai Komunis Indonesia (PKI) dan mengganti anggota-anggotanya yang duduk di parlemen. Setelah pertanggungjawabannya ditolak Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) pada sidang umum ke empat tahun 1967, Soekarno diberhentikan dari jabatannya sebagai presiden pada Sidang Istimewa MPRS pada tahun yang sama dan Soeharto menggantikannya sebagai pejabat Presiden Republik Indonesia
Kepemimpinan Soekarno
A. Karir Kepemimpinan Soekarno
Soekarno memulai karirnya sebagai pemimpin organisasi pada usia 26 tahun,tepatnya 14 Juli 1927. Pada saat itu beliau memimpin sebuah partai politik yaitu Partai Nasional Indonesia (PNI) yang mempunyai arah perjuangan kemerdekaan bagiIndonesia. Hal ini mengakibatkan para pimpinan PNI termasuk Soekarno ditangkap dandiadili oleh pemerintahan kolonial Belanda. Tetapi pada saat di dalam proses pengadilan Soekarno malah menyampaikan pandangan politiknya mengenai gugatannya terhadap pemerintahan yang terkenal dengan Indonesia menggugat. Sikap Soekarno sebagai pemimpin bangsa pada saat itu sangat menekankan pentingnya persatuan dalam nasionalisme, kemandirian sebagai sebuah bangsa dan anti pejajahan. Hal ini tercermin di dalam pidato-pidato beliau dalam menggelorakansemangat revolusi secara besaran-besaran untuk lepas dari belenggu imperialisme.Akhirnya Soekarno berhasil menggelorakan semangat revolusi dan mengajak berdiri diatas kaki sendiri bagi bangsanya, walaupun belum sempat berhasil membawa rakyatnyadalam kehidupan yang sejahtera. Konsep “berdiri di atas kaki sendiri” memang belumsampai ke tujuan tetapi setidaknya berhasil memberikan kebanggaan pada eksistensi bangsa. Daripada berdiri di atas utang luar negeri yang terbukti menghadirkanketergantungan dan ketidakberdayaan (neokolonialisme).Sikap tersebut mengakibatkan Belanda membubarkan organisasi PNI sehinggaSoekarno dan teman seperjuangannya bergabung dengan Partindo pada bulan Juni tahun1930. Setelah melalui perjuangan yang panjang bahkan beliau pernah dipenjara kembalioleh Belanda namun tidak menyurutkan langkah perjuangannya. Pada akhirnya, padatanggal 17 Agustus 1945 Soekarno bersama Muhammad Hatta berhasilmemproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia menandai berdirinya negara yang berdaulat. Sebelumnya, ia juga berhasil merumuskan Pancasila yang kemudian menjadi dasar (ideologi) Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia berupaya mempersatukan nusantara. Bahkan ia berusaha menghimpun bangsa-bangsa di Asia, Afrika, danAmerika Latin dengan Konferensi Asia Afrika di Bandung pada 1955 yang kemudian berkembang menjadi Gerakan Non Blok. Setelah pemerintahan berjalan di tangan bangsa Indonesia, Soekarno memimpin pemerintahan dan mengalami berbagai fase dalam pemerintahannya. Fase pertama pemerintahan Presiden Soekarno (1945-1959) diwarnai semangat revolusioner, serta dipenuhi kemelut politik dan keamanan. Belum genap setahun menganut sistem presidensial sebagaimana yang diamanatkan UUD 1945, pemerintahan Soekarno tergelincir ke sistem semi parlementer. Pemerintahan parlementer pertama dan kedua dipimpin oleh Perdana Menteri Sutan Sjahrir. Pemerintahan Sjahrir dilanjutkan oleh PM Muhammad Hatta yang merangkap Wakil Presiden. Kepemimpinan Soekarno terus menerus berada di bawah tekanan militer Belanda yang ingin mengembalikan penjajahannya, pemberontakan-pemberontakan bersenjata, dan persaingan di antara partai-partai politik. Sementara pemerintahan parlementer jatuh-bangun. Perekonomian terbengkalai lantaran berlarut-larutnya kemelut politik. Ironisnya, meskipun menerima sistem parlementer, Soekarnomembiarkan pemerintahan berjalan tanpa parlemen yang dihasilkan oleh pemilihan umum. Semua anggota DPR (DPRGR) dan MPR (MPRS) diangkat oleh presiden dari partai-partai politik yang dibentuk berdasarkan Maklumat Wakil Presiden, tahun 1945. Demi kebutuhan membentuk Badan Konstituante untuk menyusun konstitusi barumenggantikan UUD 1945, Soekarno menyetujui penyelenggaraan Pemilu tahun 1955, pemilu pertama dan satu-satunya Pemilu selama pemerintahan pada saat itu. Pemilu tersebut menghasilkan empat besar partai pemenang yakni PNI, Masjumi, NU dan PKI. Usai Pemilu, Badan Konstituante yang disusun berdasarkan hasil Pemilu, mulai bersidang untuk menyusun UUD baru. Namun sidang-sidang secara marathon selamalima tahun gagal mencapai kesepakatan untuk menetapkan sebuah UUD yang baru. Menyadari bahwa negara berada di ambang perpecahan, Soekarno dengan dukungan Angkatan Darat, mengumumkan dekrit 5 Juli 1959. Isinya; membubarkanBadan Konstituante dan kembali ke UUD 1945. Sejak 1959 sampai 1966, Bung Karno memerintah dengan dekrit, menafikan Pemilu dan mengangkat dirinya sebagai presiden seumur hidup. Pemerintahan parlementer yang berpegang pada UUD Sementara, juga jatuh dan bangun oleh mosi tidak percaya. Akibatnya, kondisi ekonomi kacau. Pada fase kedua kepemimpinannya, 1959-1967, Soekarno menerapkan demokrasi terpimpin. Semua anggota DPRGR dan MPRS diangkat untuk mendukung program pemerintahannya yang lebih fokus pada bidang politik. Bung Karno berusaha keras menggiring partai-partai politik ke dalam ideologisasi NASAKOM—Nasional,Agama dan Komunis. Tiga pilar utama partai politik yang mewakili NASAKOM adalah PNI, NU dan PKI. Bung Karno menggelorakan Manifesto Politik USDEK. Diamenggalang dukungan dari semua kekuatan NASAKOM. Namun di tengah tingginya persaingan politik Nasakom itu, pada tahun 1963, bangsa ini berhasil membebaskan Irian Barat dari cengkraman Belanda.Tahun 1964-1965, Soekarno kembali menggelorakan semangat revolusioner bangsanya ke dalam peperangan (konfrontasi) melawan Federasi Malaysia yang didukung Inggris. Sementara, dalam kondisi itu, tersiar kabar tentang sakitnya Soekarno. Situasi semakin runyam tatkala PKI melancarkan Gerakan 30 September 1965. Tragedi pembunuhan tujuh jenderal Angkatan Darat tersebut menimbulkan situasi chaos di seluruh negeri dan menyebabkan kondisi politik dan keamanan hampir tak terkendali. Menyadari kondisi tersebut, Presiden Soekarno mengeluarkan Surat Perintah 11Maret 1966 kepada Jenderal Soeharto. Ia mengangkat Jenderal Soeharto selakuPanglima Komando Keamanan dan Ketertiban (Kopkamtib) yang bertugasmengembalikan keamanan dan ketertiban. Langkah penertiban pertama yang dilakukanSoeharto, sejalan dengan tuntutan rakyat ketika itu, membubarkan PKI. Soekarno,setelah tragedi berdarah tersebut, dimintai pertanggungjawaban di dalam sidangistimewa MPRS tahun 1967. Pidato pertanggungjawabannya ditolak. Kemudian Soeharto diangkat selaku Pejabat Presiden dan dikukuhkan oleh MPRS menjadiPresiden RI yang Kedua, Maret 1968.
B. Gaya Kepemimpinan Soekarno
Melihat bagaimana seorang Soekarno memimpin di dalam sebuah organisasi maupun pemerintahan, menunjukkan perannya yang sentral sebagai seorang pemimpinsejati, sebagai seorang inspirator, idealis dan sebagai simbol perjuangan rakyat dalammenegakkan negara yang berdaulat yang dapat dijadikan sebagai panutan. Akan tetapi,ia akhirnya dijadikan kambing hitam atas peristiwa yang mengakibatkan kekacauan politik di masa akhir kepemimpinannya. Dan gaya yang diterapkannya jelas menunjukkan bahwa Soekarno merupakan tipe pemimpin yang demokratis dengan mengedepankan semangat persatuan di atas kepentingan golongan, kelompok, ras, suku,agama tertentu akan tetapi juga ada yang menilainya sebagai pemimpin yang bertipe otoriter karena terkesan memaksakan kebijakan pemerintahannya kepada lembaga legislatif pada saat itu. Sebagai seorang pemimpin sejati soekarno mampu membawa arah perjuangan tetap konsisten meskipun banyaknya rintangan yang dihadapinya. Dapat dijadikan contoh ketika beliau berkali-kali dipenjara oleh pemerintahan kolonial, beliau tetap tegar bahkan semakin lantang dalam menentang penjajahan sampai memperoleh kemerdekaannya. Dalam hal sebagai inspirator atau seorang idealis Soekarno dapat menunjukkan prestasinya melalui rumusan Pancasila yang menjadi dasar negara hingga sekarang disamping pemikiran-pemikiran yang lain seperti Marhaenisme, kemandirian untuk hidup di atas kaki sendiri, nasionalisme persatuan di atas perbedaan yang ada di dalam negara dan satu idealisme yang kontroversial mengenai konsep NASAKOM (Nasionalis, Agama dan Komunis) demi tercapainya persatuan bangsa mencapai eksistensinya di dalam mempertahankan kemerdekaan. Sebagai pemimpin yang idealis, Soekarno tidak mudah terpengaruh dengan keadaan bangsa ketika dihadapkan pada situasi yang sedang gawat. Beliau tetap berada untuk berada di atas prinsipnya sendiri dan menghindari campur tangan asing. Idealis seperti ini tercermin dengan seringnya pergantian sistem pemerintahan demi mengatasi masalah di dalam keadaan yang berbeda-beda. Bahkan idealismenya terlihat agak otoriter karena harus memaksakan keputusannya dalam mengatasi krisis dengan dekrit presiden, dan mengangkat dirinya menjadi presiden seumur hidup misalnya. Pada masa perjuangan menegakkan kedaulatan bangsa, Soekarno layak disebut sebagai simbol perjuangan karena pada saat itu beliau mampu tampil sebagai diplomat dan orator yang mampu mengobarkan semangat perjuangan rakyat. Keberanian beliau terlihat ketika menyuarakan secara berapi-api tentang revolusi nasional, antineokolonialisme dan imperialisme. Dan juga kepercayaannya terhadap kekuatan massa,kekuatan rakyat. Beliau adalah seorang pemimpin yang rendah hati disamping sebagai seorang pemberani. Sifat ini dapat dilihat dari dalam karyanya ‘Menggali Api Pancasila’. Beliau berkata “Aku ini bukan apa-apa kalau tanpa rakyat. Aku besar karena rakyat, aku berjuang karena rakyat dan aku penyambung lidah rakyat,” Maka pantas apabila beliau dijadikan simbol perjuangan rakyat karena ketulusannya demi dan untuk rakyatnya.
Pada akhirnya, Soekarno tetaplah manusia biasa yang tidak terlepas dari kesalahaan yang harus beliau bayar dengan melepaskan jabatannya sebagi Presiden Republik Indonesia yang pertama. Pada akhir jabatannya beliau dianggap bersalahdengan terjadinya tragedi G 30 S PKI yang mengakibatkan beliau harus menjadi kambing hitam (as scapegoat) atas terjadinya peristiwa itu dan harus turun tahta dari pemimpin bangsa setelah beliau berhasil mengawalinya.
Sumber:

100 Tokoh yang Mengubah Indonesia
. 2005. Aning, Floriberta. Yogyakarta: Narasi

Psikologi Sosial
.1978. Walgito, Bimo. Yogyakarta: Andi Offset


Soekarno Pemikiran Politik dan Kenyataan Praktek
. 1988. Sjamsuddin, Nazaruddin. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

www.tokohindonesia.com

Selasa, 29 April 2014

Keputusan Terberat Dalam Hidup


Dalam hidup ada masa seorang tidak beruntung karena berada dalam sebuah situasi sulit, berada dibawah tekanan psikologis yang tidak menguntungkan sementara tidak banyak pilihan berada di hadapan. Mungkin situasi seperti ini masih membuat orang di sekeliling kita bertoleransi, memahami dan bahkan memaafkan keputusan yang kita ambil meskipun tidak pernah sesuai dengan harapan mereka. Ada masanya anda harus berjalan seorang sendiri, mencari jalan keluar ketika pilihan yang disodorkan oleh orang orang terdekat menyakiti dan melukai jiwa anda, ada hal yang sangat essensial yang hanya anda dapat merasakannya, sementara orang lain tidak. Ada masanya tanpa membuat keputusan hidup sama artinya dengan kematian.
Kita yakin setiap keputusan yang kita ambil adalah karena kita telah memikirnyanya masak masak dan adalah karena kita sudah siap menanggung akibatnya. Kita tidak akan selalu mendapatkan respek dari keputusan yang telah kita ambil.
Teman saya pernah bercerita tentang salah satu keputusan terberat dalam hidupnya adalah bertahan dengan cowok (dika) yang sudah menjalin hubungan sudah lama dengannya dan sudah sangat dekat dengan keluarga besarnya. namun mulai merasakan kejenuhan karena perubahan sikap dari si cowok atau memilih cowok baru (andre) yang membuatnya lebih nyaman dan selalu ada disaat susah maupun senang. sebut saja teman saya adalah riska. riska sering curhat sama saya dalam menentukan pasangan. ia selalu bingung untuk memilih, bertahan dengan yg dika atau melepaskan dan menjalin hubungan yang baru dengan andre. riska selalu bilang dan mengeluh hubungannya dengan dika mulai terasa hambar dan monoton tidak seperti dulu saat awal-awal menjalin hubungan, namun sayang untuk mengakhiri hubungan itu karena sudah terjalin cukup lama. hubungannya sedang gantung dengan dika tetapi ia juga sedang dekat dengan andre. ia mulai merasa nyaman dan selalu merasa senang apabila sedang bersama andre.
sebagai teman yang baik saya pun menasehati riska. saya menyuruhnya memilih dengan hati. jangan bertahan dengan orang yang membuatmu tidak bahagia, walaupun sudah dekat dengan keluarga besarnya, karena itu tidak menjamin hubungan bakal bertahan lama. dan hubungan lama tidak bisa dijadikan alasan untuk tetap bertahan. semua tergantung dari kita yang menjalaninya. pilihlah yang benar-benar membuatmu nyaman, yang selalu membuat kita merasa diistimewakan di depan siapapun. saya cuma menasehatinya dan bukan menghasutnya. riska pun mengerti dengan apa yang saya katakan. dan memikirkannya lagi dalam mengambil keputusan.
sekian. 


Tips Diet


1.  Jangan menghindari sarapan
Sarapan merupakan cara terbaik untuk melakukan diet karena dapat memberikan energi untuk kebutuhan anda sepanjang hari.Meninggalkan sarapan berarti membuat anda lapar dan kemungkinan besar untuk makan dalam jumlah yang banyak di siang harinya. Dengan begitu penting sekiranya untuk anda yang akan melakukan diet memperhatikan asupan makanan ketika sarapan karena dengan makanan yang sehat akan meningkatkan metabolisme tubuh anda.
2.  Minum air 8 gelas perhari
Mendapatkan berat badan ideal bukan dari asupan makanan saja akan tetapi kebutuhan cairan tubuh yang harus dipenuhi. Menurut penelitian yang dilakukan dengan minum air dua gelas sebelum makan merupakan cara terbaik dalam menurunkan berat badan. Penuhi kebutuhan minum dengan air mineral anda setiap hari sebanyak 7-8 gelas  perhari.
3.  Makan dalam porsi sedikit tetapi sering
Makan dengan jumlah yang sering dan dalam porsi yang sedikit merupakan cara yang terbaik.Hal ini karena akan meningkatkan metabolisme tubuh anda dan membantu menurunkan berat badan. Anda dapat makan 5 kali sehari dengan rentan waktu 3-4 jam tentunya pilihan makanan yang tepat dan sehat.
4.  Hindari makan ketika akan tidur
Sebaiknya hindari makan besar 2-3 jam sebelum tidur dikarenakan makanan yang baru anda cerna akan menjadi timbunan lemak di dalam tubuh apalagi untuk makanan mengandung karbohidrat dan protein yang tinggi. Jika anda lapar makan beberapa buah karena banyak mengandung enzim yang mudah dicerna ketimbang beberapa makanan lainnya.
5.  Pilih cemilan sehat
Bagi anda yang berdiet memilih cemilan sehat adalah cara terbaik. Pilihlah beberapa cemilan sehat ternyata tidak selamanya rasanya kurang dinikmati justru beberapa cemilan ternyata menjadi favorit anda seperti  kacang, popcorn dan biji wijen yang mempunyai manfaat dalam meningkat metabolisme tubuh.
6.  Hindari makanan olahan
Karbohidrat yang terdapat di dalam makanan olahan tidak baik bagi kesehatan begitu juga dengan anda yang sedang berdiet dikarenakan dapat memicu peradangan. Makanan yang mengandung lemak tinggi seperti dalam junk food sangat berpotensi mengagalkan diet anda. Sehingga lebih baik untuk anda mengolahnya sendiri dengan kandungan garam yang sedang.
7.  Olahraga
Diet sehat adalah beberapa cara yang bisa anda lakukan tanpa bantuan obat. Olahraga merupakan serangkaian diet sehat yang bisa anda lakukan dengan mudah seperti melakukan aerobik, lari, bersepeda, berenang dengan secara rutin dan durasi yang tepat. Terlalu banyak melakukan olahraga tanpa asupan gizi yang seimbang akan membuat anda rentan terhadap beberapa gangguan kesehatan


Sumber : 7 Tips Melakukan Diet http://bidanku.com/7-tips-melakukan-diet#ixzz30GzCnkSx

Jumat, 28 Maret 2014

Hobi.

Nama saya Titin. Saat ini saya kuliah semester 4 di Universitas Gunadarma Depok. Hobi saya adalah menyanyi di kamar mandi, mengapa? karena suara saya tidak terlalu bagus jadi hanya percaya diri menyanyi di kamar mandi. Dan terkadang pergi bersama teman ke tempat karaoke. Hobi kedua saya adalah shopping atau belanja, apalagi melihat tulisan discount di toko, mata saya langsung melotot dan kaki bergerak cepat ke toko itu. Wajar naluri wanita tidak bisa menahan diri saat belanja, terutama baju, sepatu, dan tas. Selain itu saya juga senang membaca novel, terutama novel yang bertema sad romantic. Dan hobi lain saya adalah kuliner. Ini yang paling gak bisa ditahan, gak peduli uang habis kalau untuk kuliner, senang mencoba makanan baru. Sampai-sampai saya pernah naik berat badan hingga 10kg karena tidak bisa menahan diri untuk tidak kuliner. Makanan yang saya paling suka adalah mie aceh dan sop iga. Awalnya saya tidak begitu suk mie aceh, namun setelah mencoba di Mie Aceh 46 Tangerang Selatan itu membuat saya ketagihan, wajar saja tiap hari selalu ramai pelanggan. Dan sop iga yang saya rekomendasikan di sop iga Lestari bertempat di Sawangan, dengan harga yang tidak terlalu mahal kita bisa menikmati sop iga yang super enak. Tempatnya tidak begitu besar namun banyak sekali yang makan di sana.

Sekian tulisan tentang hobi saya untuk memenuhi tugas Teori Organisasi Umum. Terima kasih!

Jumat, 21 Maret 2014

Teamwork di tempat kerja

Teamwork berasal dari bahasa asing yang terdiri dari dua kata Team dan WorkTeam adalah sekumpulan orang yang terdiri atas dua, lima, sepuluh atau lebih dari itu. Sedangkan Work berarti kerja atau kegiatan yang di jalankan setiap individu yang telah terpenuhi syarat kesepahaman di dalam team itu sendiri. Jadi secara garis besar Teamwork adalah suatu bentuk kerjasama dalam beberapa sumber daya manusia berasal dari latar belakang yang berbeda, kedudukannya sama, dan eksis dalam berorganisasi atau perkantoran untuk menjalankan komitmen dan meraih tujuan yang sama.

Berikut ini adalah beberapa tips mengenai cara membangun teamwork di tempat kerja.

1. Tujuan yang jelas
Pertama yang harus dilakukan adalah menciptakan tujuan tim yang jelas. Tentukan tujuan dan harapan dalam tim secara spesifik. Untuk itu Anda harus melakukan rapat rutin dan mengatur pola komunikasi yang terbuka.
2. Bangun kepercayaan
Cara membangun kepercayaan dalam tim adalah dengan membuat mereka berani bicara untuk mengutarakan opini. Jangan langsung mematahkan pendapat seseorang, karena itu akan membuat mereka menahan diri untuk bicara. Ciptakan juga komunikasi timbal balik, sehingga anggota tim bisa saling memberi kritik tanpa terkesan menjatuhkan.
3. Buat kegiatan untuk mendekatkan anggota tim
Tak ada salahnya sesekali melakukan kegiatan yang bisa mendekatkan anggota tim. Melakukan makan siang atau makan malam bersama-sama tim secara rutin, merupakan contoh sederhana sebuah kegiatan yang bisa mendekatkan tim. Dengan bertemu di luar lingkungan kerja, sesama anggota tim bisa saling mengenal secara personal.
4. Ciptakan sistem penghargaan
Agar anggota tim merasa hasil kerja mereka dihargai adalah dengan membuat sistem reward (penghargaan). Siapa saja anggota tim yang berhasil menonjol, maka berilah penghargaan, bisa berupa insentif atau lainnya. Ciptakan kompetisi yang sehat di dalam tim, namun tetap fokus pada tujuan bersama.
5. Kompetensi dalam anggota tim
Teamwork bisa berhasil jika masing-masing anggota melakukan pekerjaan yang sesuai kompetensi mereka. Selalu komunikasikan mengenai tugas, kendala saat mengerjakan tugas, dan apakah mereka mampu mengerjakan. Jika ada anggota tim yang belum memiliki keahlian tertentu, apakah mungkin mendapatkannya melalui training atau pelatihan.
6. Lakukan pemeriksaan secara rutin
Secara rutin, lakukan pengukuran dan pemeriksaan hasil kerja setiap anggota tim. Pemeriksaan rutin ini untuk bisa mengetahui perkembangan pekerjaan, kesulitan yang dialami, atau bisa saja ada perubahan yang perlu dilakukan di tengah jalan untuk bisa mencapai tujuan.
Contoh :
Seorang CEO atau presiden tidak bekerja dalam vakum, tidak sendirian. Ia bisa saja seorang biasa dengan segala kekurangannya. Tetapi ia bisa saja berhasil kalau ia memiliki komitmen dengan dukungan team yang sama-sama punya komitmen kuat. Maka yang masih bisa mereka “jual” nanti bukan lagi figur masing-masing calon (personality ethic), melainkan team yang akan mereka bawa.
Hubungan interpersonal menjadi sangat penting karena hal ini akan merupakan dasar terciptanya keterbukaan dan komunikasi langsung serta dukungan antara sesama anggota team. Ketika bekerja semua orang akan terlihat formal, serious, important, necessary, technical, dan administrative. Namun ketika ada kegiatan (perayaan) maka karakternya berubah menjadi relax, happy, and look at each other as fellow humans bound together by a common purpose.

Sumber:
Faules, Don F. 2005. Komunikasi Organisasi. Bandung : Remaja Rosda Karya
Muhammad, Arni. 2005. Komunikasi Organisasi. Jakarta : Bumi Aksara


Senin, 11 November 2013

Wawancara Koperasi Serba Usaha Baitul Wat Tamwil Al-Munawwarah


1. Apa nama koperasi yang diwawancarai?
  • Koperasi Serba Usaha Baitul Maal Wat Tamwil Al-Munawwarah Universitas Muhammadiyah Jakarta (BMT-UMJ).

2. Bagaimana sejarah dan latar belakang didirikannya BMT-UMJ?
  • Pendirian Koperasi BMT-UMJ diawali dengan rapat pembentukan oleh 36 (tiga puluh enam) orang sekitar awal bulan April 2008. Selanjutnya, Akta Pendirian Koperasi BMT-UMJ dengan nomor 69 diterbitkan tgl. 14 April 2008 oleh Notaris yang ditunjuk Kementerian Koperasi dan UKM, H. Rizul Sudarmadi, SH. Setelah itu, Kementerian Koperasi dan UKM, tgl. 6 Juni 2008 mengesahkan Akta Pendirian dan sekaligus memberikan nomor badan hukum: 770/BH/Meneg/.I/VI/2008.

3. Dimana alamat kedudukan BMT-UMJ?
  • Kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta
          Jl. KH. Ahmad Dahlan, Cirendeu-Ciputat, Tangerang Selatan

4. Apa tujuan didirikannya BMT-UMJ?
  • Untuk meningkatkan kualitas usaha ekonomi untuk kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, selanjutnyamembantu pengusaha kecil dengan memberikan pembiayaan yang dipergunakan sebagai modal dalam rangka mengembangkan usahanya. Dengan kegiatan bisnis seperti ini, usaha anggota berkembang dan BMT memperoleh pendapatan sehingga kegiatan BMT berkesinambungan secara mandiri.


5. Apa visi dan misi dari KSU BMT-UMJ? 
  • Visi : Membangun Koperasi Jasa Keuangan terkemuka, modern, dan Islami dalam mengembangkan ekonomi rakyat. 
  • Misi: 

a. Meningkatkan kualitas sumberdaya insani yang bermartabat dan mandiri.
b. Memperjuangkan peningkatan harkat social ekonomi anggota dan karyawan koperasi serta masyarakat.
c. Mengelola portofolio bisnis anggota dengan semangat kekeluargaan dan
berdaya saing.

6. Berapa modal penggerak berdirinya BMT-UMJ?
  • Modal Koperasi BMT-UMJ terdiri atas Modal Sendiri dan Modal Luar. Modal Sendiri terbagi atas Simpanan Pokok, Simpanan Wajib, Cadangan, Donasi, dan Hibah. Modal Luar atau Modal Pinjaman berasal dari Anggota, Anggota Luar Biasa, Calon Anggota, koperasi lain, lembaga keuangan (bank dan non bank) dan sumber-sumber lain yang sah.
  • Per tanggal 18 Juni 2008, permodalan Koperasi BMT-UMJ yang tersedia adalah sebesar Rp. 117 juta. Permodalan dimaksud terdiri atas Modal Sendiri yang berasal dari Simpanan Pokok 10 orang anggota/pendiri sebesar Rp. 42 juta dan Modal Pinjaman dalam bentuk Modal Penyertaan sebesar Rp. 75 juta yang berasal dari empat orang anggota/pendiri.


7. Bagaimana cara kerja BMT-UMJ?
  • Berorientasi bisnis dan mencari laba bersama, meningkatkan pemanfaatan ekonomi paling besar untuk anggota dan lingkungannya.
  • Bukan lembaga sosial tapi dapat dimanfaatkan untuk mengefektifkan penggunaan zakat, infak, dan shadaqoh bagi kesejahteraan orang banyak.
  • Ditumbuhkan dari bawah dan berlandaskan pada peran serta masyarakat disekitarnya.
  • Milik masyarakat secara bersama dari lingkungan BMT itu sendiri dan bukan milik perorangan atau orang dari luar masyarakat.
  • Dalam melakukan kegiatannya para pengelola BMT bertindak aktif, dinamis, dan berpandangan proaktif.
  • BMT mengadakan Pendampingan usaha angota.
  • Manajemen BMT dikelola secara Profesional dan Islami.




STRUKTUR ORGANISASI BAITUL MAAL WAT TAMWILUNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA(KSU BMT-UMJ) PERIODE 2013 - 2016


Rapat Anggota sebagai pengambil keputusan tertinggi

Dewan Pengawas Syariah:
Ketua    : Drs. H. Muchtar Lutfi, SH., MH
Anggota : Prof. Dr. Hj. Masyitoh, M.Ag
              : Prof Dr. Sri Mulyani Soegiono

Dewan Pengawas
Ketua     : Prof. Dr., Suhendar Sulaiman, MSi
Anggota  : Ir. Soebroto, MSi
               : Dr. Burhanuddin R., MA


Pengurus
Ketua Umum         : Dr. Nur Hidayah, SE., MM
Sekreataris            : Nur Aziz Hakim, SH., MM
Bendahara             : Iskandar Zulkarnain, SE., MM



Pengelola
Direktur Utama        : Dina Febriani SE., MM.
Manajer Pemasaran  : Mukhtiar SE.I
Manajer Keuangan   : Romai Kurniawati SE.I
Manajer Sektor Riil  : Juliana Veronika, SE
Staff adm                  : Syaiful Bahri SE. Sy
Teller                         : Nafftalia
Remedial                   : Deni Noviadi





Selasa, 29 Oktober 2013

Deskripsikan Diri Sendiri!


Hello semua..
Saya akan memperkenalkan atau menceritakan sedikit tentang diri saya. Nama saya Titin Mulyasih, lahir pada tangga 10 Oktober 1994 yang merupakan anak kedua dari 3 bersaudara. Mempunyai kakak & adik perempuan.  Sekarang saya kuliah semester 3 di Universitas Gunadarma Jurusan Sistem Informasi - S1. Sebenarnya saya kurang mengerti & mendalami tentang komputer. Karena itu saya masuk jurusan Sistem Informasi dan karena dorongan orang tua. Kata orang-orang yang mengenal saya, saya orangnya humoris, autis gadget, dan awal kenal pendiam namun kalau sudah kenal dekat bawel. Saya juga bisa dibilang pendengar yang baik, karena sering dijadikan tempat curhat.

Saya tinggal di Pamulang, Tangerang Selatan. Jarak Pamulang - Depok lumayan jauh. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk menge-kost di Margonda.

Hobby saya adalah makan, tidur, membaca sesuatu yang menarik, mendengarkan musik, hang out bareng teman, main games dan berenang yang membuat badan saya menjadi tinggi seperti sekarang. Karena saya dulu sangat rutin berenang.

Itulah deskripsi singkat tentang diri saya.
Terima kasih..